BERITA

  • Native Speaker dari Victoria Australia ke SMA N 1 Prambanan Sleman

    Native Speaker dari Victoria Australia ke SMA N 1 Prambanan Sleman

    Suasana berbeda dirasakan pada pembelajaran bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Prambanan. Pada tanggal 2-17 Januari 2018, SMA Negeri 1 Prambanan Sleman mendapat kunjungan dari  Mr Jeffrey Lance Millard dan cucunya Natasha Glover. Beliau adalah kepala sekolah di Lake Charm Primary School dan guru bahasa Indonesia di Victoria Australia, sedangkan Natasha adalah siswa kelas 8 di Echuca Secondary College.

    Secara suka rela beliau mengajar bahasa Inggris dan memberikan banyak pengalaman kepada peserta didik SMA Negeri 1 Prambanan untuk belajar bahasa Inggris dengan guru yang berbahasa asli bahasa Inggris (native speaker). Dalam pembelajaran, beliau memberikan tips untuk mengembangkan kalimat interogatif. Peserta didik SMA Negeri 1 Prambanan antusias mengikuti pelajaran yang beliau berikan. Peserta didik  juga melakukan tanya jawab dengan Mr Jeffrey Lance Millard dan cucunya Natasha Glover, baik tentang pengetahuan maupun tentang budaya di Australia. Dalam pembelajaran beliau juga menggunakan boneka tangan untuk meningkatkan peserta didik dalam bercerita menggunakan bahasa Inggris. Tidak hanya itu, beliau memberikan pembelajaran dengan berbagai metode, salah satunya dengan game. Pembelajaran dengan game bahasa Inggris merupakan salah satu peran penting untuk menumbuhkan minat siswa. Beliau menggunakan game Running Dictation dengan harapan dapat mempermudah menyampaikan materi dengan cara mengasyikkan, mudah serta meningkatkan antusiasme. Peserta didik lebih tertarik dan senang belajar bahasa Inggris. Dengan game tersebut peserta didik dapat mengembangkan empat skill kemampuan berbahasa mulai dari reading, listening, speaking dan writing.

    Menurut pernyataan ibu Dian Susetyaningtyas, S.Pd selaku guru bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Prambanan, dengan kehadiran Mr. Jeffrey Lance Millard dan cucunya Natasha Glover di sekolah, anak-anak merasa senang, termotivasi, bersemangat dan merasa tertantang untuk belajar bahasa Inggris. “Hal ini merupakan pengalaman yang luar biasa bagi peserta didik untuk berinteraksi langsung dengan native speaker, apalagi momen ini jarang ditemui”, tuturnya. Beliau juga berharap semoga di waktu mendatang ada kesempatan lagi untuk memfasilitasi peserta didik belajar dengan native speaker.

    Hal ini juga dirasakan oleh Putri Azzahra kelas XI. Ia menyampaikan bahwa teman-teman dikenalkan perbedaan budaya Australia dengan Indonesia oleh Natasha Glover, salah satunya adalah budaya membuang sampah. Menurut Natasha Glover budaya Indonesia dan Australia itu berbeda contohnya membuang sampah. Masyarakat Australia ketika membuang sampah sembarangan maka mendapatkan sanksi denda 20 Dollar, berbeda dengan di Indonesia banyak sampah, sehingga mereka membayangkan kalau negaranya seperti ini maka pemasukan uang pasti banyak. Selain itu, mereka juga berdiskusi tentang pendidikan baik di Indonesia maupun di Australia. Pendidikan yang dilaksanakan di Australia dengan Indonesia berbeda, salah satunya di Australia subjek mata pelajaran yang dipelajari lebih sedikit dibanding di Indonesia. Putri Azzahra juga menyampaikan bahwa teman-teman merasa senang dan berharap dengan mengetahui budaya kedua negara ini, masing-masing dapat memperbaiki budaya yang kurang baik, terutama kesadaran menjaga lingkungan.

    Keluarga besar SMA N 1 Prambanan mengapresiasi Mr. Jeffrey Lance Millard dan cucunya Natasha Glover atas kesempatan yang diberikan untuk bisa mengajar dan memberikan pengalaman terbaik kepada peserta didik SMA Negeri 1 Prambanan. Semoga dengan kehadiran native speaker dari Australia para siswa lebih termotivasi dan kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris menjadi lebih baik.

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks