Tim Dance SMA N 1 Prambanan Mengikuti Roadshow UBS Gold Dance Competition Jelang Honda DBL D.I.Yogjakarta Series 2017

Ribuan pelajar dari SMA se-DIY memadati Atrium Haetono Mall pada 18 Juli 2017. Mereka sangat bersemangat untuk mendukung teman yang sedang tampil di atas panggung. Tim dance dari SMAN 1 Prambanan berhasil tampil dengan enerjik dalam Roadshow UBS Gold Dance Competition.

Tim dance dari SMA N 1 Prambanan memang sudah mempersiapkan penampilannya jauh hari sebelumnya. Mereka sangat giat berlatih untuk mengikuti event yang sangat dinantikan banyak siswa SMA ini.

Seperti sebelumnya, Roadshow UBS Gold Dance Competition kali ini juga digelar di pusat keramaian. Diharapkan masyarakat bisa melihat aksi positif pelajar SMA di Jogja. Sebanyak 51 tim danceyang telah tampil adalah sebagai awal rangkaian Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2017. Pesta basket pelajar setingkat SMA ini akan digelar pada 28 Juli hingga 12 Agustus di GOR UNY. Sebanyak 48 tim dance yang tampilakan mendampingi tim basket mereka berlaga.

Kompetisi dancekali ini bertemaMommy and Me. Peserta wajib memberikan apresiasi terhadap wanita terdekat dalam hidup mereka terutama ibu. Bagi peserta yang sudah tidak memiliki ibu, bisa mengapresiasi rekan, sahabat, nenek, tante atau siapapun perempuan yang memiliki peran besar dalam hidup mereka.

Roadshow UBS Gold Dance Competition kali ini langsung memberikan penilaian. Tiga tim terbaik berhak mendapatkan tempat di Top Ten yang akan berlaga di semifinal. Sedangkan juri yang menilai penampilan mereka adalah Project Officer dari DBL Indonesia Yusak Harold, Redaktur Jawa Pos Radar Jogja Reren Indranila dan dancer dari Ozora Dance Irene Indu.

SYAWALAN KELUARGA BESAR PGRI KECAMATAN PRAMBANAN

Selasa, 18 Juli 2017 PGRI Kecamatan Prambanan menyelenggarakan syawalan bertempat di SASANA GOR SMA Negeri 1 Prambanan Sleman. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Bupati Sleman, Dinas Pendidikan, Kepala Balai Dikmen, Ketua PGRI, Camat Prambanan, Kapolsek Prambanan, Kepala Desa Madurejo, Pengawas TK/ SD/ SMP/ SMA, Kepala UPT, Kepala KUA, Kepala Sekolah TK/ SD/ SMP/ SMA, dan guru dan karyawan Kecamatan Prambanan.

Kegiatan syawalan dibuka oleh pembawa acara bapak Slamet Riyadi dan Ibu Daswati dan diikuti pembacaan wahyu Illahi surat Al Imron oleh Ibu Nina Marina, S.Pd.SD dan Ibu Imas Maswariah, S.Pd.I. Selanjutnya semua peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Ibu Endang Susilowati, S.Pd.SD.

Bapak Tugiran, S.Ag selaku ketua panitia syawalan PGRI mengucapkan selamat datang kepada seluruh guru/ karyawan dan berharap dengan syawalan ini dapat meningkatkan soliditas dan solidaritas antara anggota PGRI. Selanjutnya hikmah syawalan disampaikan oleh bapak H. Saijan, S.Ag. M.Pd. “Mari memanfaatkan sisa waktu kita untuk menjadi orang yang hebat”, tutur beliau. Beliau juga berpesan kepada seluruh guru/ karyawan untuk selalu disiplin.

Acara inti yaitu ikrar syawalan dipimpin oleh bapak H.Darwito, S.Pd dan diikuti oleh seluruh peserta syawalan. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh perwakilan Bupati Sleman yaitu Kabid SMP bapak Drs. Eri Widaryono. Beliau menyampaikan selamat Idul Fitri mohon maaf lahir batin. Beliau juga menyampaikan kepada seluruh peserta untuk meningkatkan soliditas, soliditas dan profesionalitas dalam pendidikan. Sambutan terakhir yaitu disampaikan oleh Ketua PGRI, dengan menyerukan semangat dan salam PGRI diikuti seluruh  PGRI.

HIDUP GURU! HIDUP

HIDUP PGRI! HIDUP

SOLIDARITAS! YES

Seruan PGRI menambah semangat dan terasa hangat kekeluargaan dengan diikuti jabat tangan seluruh syawalan.

SMAN 1 Prambanan Raih Juara II dalam Lomba Eksplorasi Pendidikan Berbasis TIK (Kemah Ilmiah TIK) Tingkat DIY Tahun 2017

Dalam rangka meningkatkan dan mengapresiasi kemampuan akademik dan profesional pendidik beserta siswa dalam mendayagunakan TIK untuk meningkatkan mutu pendidikan, Balai Tekkomdik DIY menyelenggarakan kegiatan Kemah Ilmiah TIK Tahun 2017 tingkat DIY. Beberapa kegiatan dalam Kemah Ilmiah TIK Tahun 2017 antara lain lomba berbasis TIK bagi siswa dan guru mulai dari jenjang SD, SMP, SLB, hingga SMA/MA dan SMK, lomba pembuatan media pembelajaran untuk guru dan kegiatan lokakarya bagi para Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang semuanya dikemas dalam kegiatan menarik di kawasan kebun binatang Gembiraloka.

Dalam kesempatan tersebut, SMAN 1 Prambanan berpartisipasi mengirimkan empat tim untuk mengikuti Lomba Eksplorasi Pendidikan Berbasis TIK kelompok siswa jenjang SMA/MA se-DIY. Pendaftaran peserta dilakukan secara online melalui situs www.btkp-diy.or.id. Dari seluruh SMA/MA se-DIY terdapat sekitar 40 kelompok peserta yang mendaftarkan diri mengitkuti lomba ini.

Dalam tahap seleksi, setiap kelompok diharuskan membuat presentasi yang menggambarkan proses dan hasil observasi lapangan atas fenomena atau kejadian menarik yang terjadi di sekitar peserta dengan tema bebas. Proses pembuatan presentasi diperbolehkan menggunakan software bebas sesuai kemampuan para peserta. Kemudian file presentasi dikumpulkan langsung di kantor Balai Tekkomdik DIY tanggal 5 Mei 2017 pada jam kerja.

Dari sekitar 40 kelompok peserta SMA/MA se-DIY, empat tim yang mewakili SMAN 1 Prambanan ini berhasil lolos 25 besar babak seleksi. Selanjutnya 25 besar kelompok peserta tersebut berhak maju ke babak penyisihan, yaitu mengikuti puncak acara Kemah Ilmiah TIK 2017 pada tanggal 23 dan 24 Mei 2017 di kebun binatang Gembiraloka.

Pada hari pertama puncak acara, Selasa, 23 Mei 2017, 25 besar kelompok peserta diminta untuk melakukan kegiatan eksplorasi di kawasan kebun binatang Gembiraloka dengan tema “Cinta Alam, Berteknologi dan Berprestasi”. Setelah eksplorasi setiap kelompok diminta untuk membuat video pendek dengan durasi maksimal 10 menit. Video pendek yang diminta bertipe video dokumenter atau video reportase dengan bahan-bahan yang didapatkan dari hasil eksplorasi.

Pada hari kedua, Rabu, 24 Mei 2017, dipilih 10 besar kelompok peserta untuk mempresentasikan video hasil eksplorasi mereka. Dari 10 besar ini, dua tim dari SMAN 1 Prambanan berhasil lolos babak final. Mereka adalah Herdian Maulana Safrian dengan Fahmi Azkarizal Astrian serta Alfira Fanny Kuswandari dengan Tsurayya Auliya Qurrotaayunin. Keempat siswa dari dua tim tersebut merupakan siswa kelas X MIPA 4.

Pada tanggal 26 Mei 2017 Balai Tekkomdik DIY melalui situs resminya mengumumkan para juara untuk masing-masing jenjang lomba dalam kegiatan Kemah Ilmiah TIK 2017. Salah satu dari empat kelompok peserta yang mewakili SMAN 1 Prambanan berhasil meraih juara II jenjang SMA/MA se-DIY. Kelompok tersebut atas nama Herdian Maulana Safrian dan Fahmi Azkarizal Astrian. Keduanya merupakan siswa kelas X MIPA 4 SMAN 1 Prambanan. Mereka mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan, piagam dan piala dari Balai Tekkomdik DIY.

Prestasi mereka menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah. Karen ini pertama kalinya SMAN 1 Prambanan mengikuti kegiatan Kemah Ilmiah TIK yang diselenggarakan Balai Tekkomdik DIY dan berhasil meraih juara II. Semoga keberhasilan ini menjadi awal yang baik untuk kedepannya dalam pengembangan prestasi bidang TIK di SMAN 1 Prambanan. 

Yoga Ardika Tama Kelas X MIPA 3 Raih Juara I Lompat Jauh dalam O2SN 2017 Tingkat Propinsi DIY

Yoga Ardika Tama kelas X MIPA3 siswa SMAN 1 Prambanan berhasil menyabet emas dalam ajang O2SN tingkat Propinsi DIY untuk cabang lompat jauh. Ajang O2SN ini diselenggarakan pada tanggal 9-13 Mei 2017 di lapangan Tridadi Sleman. Cabang lompat jauh diikuti oleh lima sekolah yang mewakili lima kabupaten di propinsi DIY. Yoga berhadapan dengan lima atlet lompat jauh. Ia berhasil meraih juara I dengan jarak lompatan 6,06 meter.

Dengan keberhasilannya ini, maka Yoga berhak maju ke ajang O2SN tingkat nasional mewakili propinsi DIY yang akan diselenggarakan pada bulan September mendatang. Semoga Yoga berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang O2SN tingkat nasional mendatang. Prestasi ini menjadi kebanggaan SMA Negeri 1 Prambanan tahun 2017 di bidang olahraga. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh siswa SMA Negeri 1 Prambanan untuk berprestasi di bidang yang diminati. 

Alfira Kuswandari Kelas X MIPA 4 Raih Juara II dalam Tour Guiding UNY

Program Studi Pendidikan  Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta mengadakan Tour Guiding bagi peserta didik SMA/MA/SMK Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Jumat, 28 April 2017 pukul 08.00 – 15.00 WIB di kampus FBS UNY. Setelah peserta didik mengikuti pelatihan, diakhir sesi diadakan lomba untuk menyeleksi tingkat kemampuan peserta dalam penguasaan bahasa Inggris. Dalam lomba ini, ananda Alfira Fanny Kuswandari Kelas X MIPA 4, perwakilan dari SMAN 1 Prambanan berhasil meraih juara II.

Peserta didik yang akrab disapa Fira ini mengaku mulai tertarik bahasa Inggris sebelum masuk sekolah. Sebelum sekolah ia belajar dan menyukai bahasa Inggris dari keluarga, lagu, dan game. Ia merasa penasaran terhadap bahasa asing ini hingga akhirnya berusaha mencari tahu artinya. Mulai dari situlah ia merasa senang dan terus menggeluti bahasa Inggris. Ia bersyukur menjadi terpilih dalam Tour Guiding dan berharap dengan lomba ini mendapatkan pengalaman serta pembelajaran untuk lebih semangat lagi dalam belajar. Belajarlah dengan senang hati. “Ketika kita mempelajari sesuatu dengan senang maka kita akan belajar dengan mudah, dan ketika sudah senang maka tekunilah!”tutur Fira. 

Putri Azzahra Salsabila dan Hafidh Nur Ozi Alfianto Menjadi Peserta Duta Keselamatan Lalu Lintas

Dalam rangka pelaksanaan program Peningkatan Pelayanan Angkutan dan Kegiatan Sosialisasi/ Penyuluhan Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan, Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman mengadakan pemilihan Duta Keselamatan Lalu Lintas.  Setiap sekolah di kabupaten Sleman  diminta mengirimkan dua peserta didik sebagai perwakilan sekolah dalam kegiatan tersebut. Putri Azzahra Salsabila dan Hafidh Nur Ozi Alfianto adalah perwakilan dari SMA Negeri 1 Prambanan. Keduanya merupakan siswa kelas X MIPA 2.

Pemilihan Duta Keselamatan Lalu Lintas ini terdiri dari dua tahap. Tahap pertama yaitu tes tertulis untuk menentukan 12 peringkat teratas. 12 peserta yang berhasil masuk tahap kedua diberi tugas untuk membuat karya tulis dengan tema “Aktualisasi Peran Pelajar Terhadap Keselamatan Lalu Lintas.” Karya tulis tersebut harus mereka presentasikan pada tanggal yang sudah ditentukan untuk memperebutkan juara.

Pada seleksi awal, Putri Azzahra Salsabila lolos seleksi pertama pada peringkat ke-6. Sedangkan pada tahap kedua Putri Azzahra membuat karya tulis dengan judul “Bangkitnya Kegiatan PKS (Patroli Keamanan Sekolah) di Sekolah”. Walaupun belum bisa meraih juara, tetapi ia berhasil mendapatkan peringkat ke-6. Putri Azzahra Salsabila dan Hafidh Nur Ozi Alfianto mendapat penghargaan dari Dinas Perhubungan Kabupaten. “Tidak ada usaha yang sia-sia”, tutur Putri.

Siswa – siswi SMA Negeri 1 Prambanan Sleman Berhasil Meraih Berbagai Kejuaraan dalam Ajang O2SN 2017 Kabupaten Sleman

SMA Negeri 1 Prambanan Sleman mengirimkan beberapa perwakilan siswa dalam ajang O2SN tingkat Kabupaten Sleman pada tanggal 2 – 4 Mei 2017. Cabang olahraga karate dan pencak silat dilaksanakan di gedung Youth Center dan cabang olahraga lompat jauh di laksanakan di lapangan Tridadi Sleman.

Berikut ini siswa – siswi SMA Negeri 1 Prambanan yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai cabang kejuaraan O2SN 2017 tingkat Kabuapaten Sleman :

  1. Yoga Ardika Tama kelas X IPA 3, Juara I cabang olahraga lompat jauh putra
  2. Rizka Sukma A’inarindra kelas XI IPA 3, Juara II cabang lari 100 meter putri
  3. Salsabila Maris kelas XI IPA 4, Juara I cabang karate kata putri
  4. Dhevina Putri Haryasena kelas XI IPA 2, Juara II cabang karate kumite -63 putri
  5. Safitri Ariyadi kelas XI IPS 1, Juara II cabang pencak silat kelas C putri

Sekolah bangga terhadap prestasi mereka dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh siswa SMA Negeri 1 Prambanan untuk berprestasi di bidang yang diminati. 

IGNATIUS ARYA JALU HARMADIKA DAN ROSA VIRGINIA RATIH KRISNANI SEBAGAI PESERTA PENDALAMAN MATERI DUTA REMAJA SEHAT TAHUN 2016

Sebagai tindak lanjut Pemilihan Duta Remaja Sehat Tingkat Kabupaten/ Kota yang terintegrasi pada kegiatan Kampanye Sehat Remaja Tahun 2016, Dinas Kesehatan DIY mengadakan acara pendalaman materi untuk  pemenang Duta Remaja Sehat Tingkat Kabupaten/ Kota Tahun 2016,  sekaligus untuk pemilihan Duta Remaja Sehat Tingkat DIY Tahun 2016. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu, 25-26 November 2016 di Hotel Rosalia Indah Jl. Veteran No. 108 A Umbulharjo Yogyakarta.

Duta Remaja Sehat 2016 Kabupaten Sleman yaitu Nur Habib Pangestu dan Hayuning Ratri Hapsari dari SMA Negeri 1 Pakem, Ignatius Arya Jalu Harmadika dan Rosa Virginia Ratih Krisnani dari SMA Negeri 1 Prambanan, M. Alwan Rosyid dan Kartika Widi dari SMA Negeri 1 Tempel. Rosa dan Arya adalah siswa SMA Negeri 1 Prambanan yang mengikuti kegiatan ini. Keduanya menjadi juara ke-2 putra dan putri dalam pemilihan duta remaja sehat tingkat Kabupaten Sleman tahun 2016.

Materi yang disampaikan pendalaman materi duta remaja sehat Jumat (25/11) adalah kesehatan reproduksi remaja, HIV/ AIDS, manajemen gizi bagi kesehatan remaja, psikologi remaja masa kini. Materi pada hari Sabtu (26/11) yaitu pengenalan dasar kepemimpinan, kemampuan protokoler, teknik komunikasi dan jurnalisme remaja.

Rosa Virginia Ratih Krisnani, selaku peserta menyatakan senang dan bersyukur karena bisa menjadi salah satu peserta pendalaman materi duta remaja sehat. “ Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan menarik untuk menjadi bekal duta remaja sehat,” ujar Rosa. Kedua putra putri duta remaja sehat ini berencana membentuk kader remaja sehat di kampus SMA Negeri 1 Prambanan. Dengan mengikuti pendalaman materi ini semoga dapat merangkul remaja hidup sehat, baik sehat jasmani maupun rohani.

Rosa Virginia Ratih Wakil Propinsi DIY dalam Kegiatan Forum Anak Nasional (FAN) dan Kongres Anak Indonesia (KAI) Tahun 2016

Rosa Virginia Ratih Krisnani merupakan siswa SMA N 1 Prambanan yang terpilih untuk mengikuti Forum Anak Nasional (FAN) dan Kongres Anak Indonesia (KAI). Menindaklanjuti surat dari Kementerian Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor B.684/Set/05/2016 Tanggal 9 Mei 2016 Perihal Forum Anak Nasional Tahun 2016, kegiatan Forum Anak Nasional (FAN) Tahun 2016 akan dilaksakan bersama dengan kegiatan Kongres Anak Indonesia (KAI) yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 sampai 23 Juli 2016 di Hotel Lombok Raya Jl. Panca Usaha No.11 Cilinaya, Cakranegara, Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Forum Anak Nasional (FAN) adalah organisasi anak yang dibina oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, untuk menjembatani komunikasi dan interaksi antara pemerintah dengan anak-anak di seluruh Indonesia dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak. Forum anak dapat juga diartikan sebagai pertemuan anak-anak dari berbagai kelompok untuk membicarakan sesuatu hal.

Rosa Virginia Ratih Krisnani adalah seorang gadis yang aktif dalam berorganisasi. Di sekolah ia menjabat sebagai bendahara OSIS VIGARA tahun 2015/2016. Selain di sekolah ia juga aktif dalam Forum Anak Kabupaten Sleman.  Ia bergabung dengan Forum Anak sejak tahun 2012. Pada tahun 2014, ia menjabat sebagai sekretaris di Forum Anak, kemudian tahun 2015 hingga saat ini ia menjabat sebagai wakil ketua.

Seorang remaja yang menjadi Duta Anak Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 2015 ini ingin menjembatani komunikasi anak-anak dengan pemerintah dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak. Setelah mengikuti Forum Anak Nasional tahun 2016, ia ingin mengaktifkan forum anak kecamatan di kabupaten Sleman yang belum aktif dan ingin mensosialisasikan tentang apa itu forum anak di sekolah-sekolah yang ada di kabupaten Sleman.

Peserta FAN dan KAI terdiri dari Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta. Setiap kabupaten diwakili oleh dua orang anak. Kemudian peserta juga akan didampingi oleh perwakilan dari LPA DIY, BPPM DIY, Pemerhati Anak, dan BPPM DIY. Adapun anak selain Rosa yang mewakili Kabupaten Sleman adalah Rohmat Romadhoni.

Berbeda dengan Kongres Anak yang setiap pertemuan diakhiri dengan deklarasi sebagai hasil kongres, pertemuan pada Forum Anak Nasional tidak merumuskan suatu deklarasi, melainkan fokus pada peningkatan kapasitas anak di bidang penanaman nilai-nilai luhur budaya bangsa, nasionalisme, patriotisme, serta pengembangan karakter bangsa (nation character building) yang di sampaikan dalam suasana bermain, partisipatif dan rekreatif berdasarkan tema-tema yang ditentukan. Forum Anak Nasional dapat dihadiri oleh seluruh anak Indonesia yang memiliki prestasi, menjadi pengurus provinsi, kabupaten/kota dan direkomendasikan oleh pemerintah setempat.